Quite a lot spisies of this curcuma plant, one of which is temu hitam or Curcuma aeruginosa Roxb. Although this herb from Burma, but can flourish in other tropical regions, especially in Indo-Malesia including Indonesia.
Temu hitam herbaceous plants that can be annual old, has green stems, which is apparent because the stem is formed from a collection of the leaf midrib. Higher plants can reach 2 meters. Leaves dark green to dark purplish brown. Lanceolate leaf shape widens and has a thin strand of leaves with visible leaf veins.
If this plant is old, will grow flowers from the side pseudo stem. The color red flower crown, while the flowers are white, yellowish and some are colored red. Rhizome branched out a lot. Shaped rhizome slender, slightly curved edges with a diameter of 1-4 cm. Rhizome large and branched and shiny yellow with red rhizome tip. While the flesh-colored rhizome dark blue and temu hitam issued a distinctive aroma.
Chemical constituents contained in the rhizome of this herb is a plant essential oil, a substance starch, resin, tannins, and a blue dye. Temu hitam is used for traditional medicinal and alternative food cassava or corn. Other efficacy of temu hitam was among others to treat skin diseases, increase appetite, treat eczema, blood booster for new mothers, and others.
To treat skin diseases (eg scabies, rash, and ulcers), the roots of this herb plant crushed and then mixed with coconut oil. Pasta is affixed to the body of the sick. In order to more quickly recover should drink boiled water rhizome of temu hitam. How to make this stew is the rhizome of temu hitam plus rhizome ginger (about the size of the index finger) was boiled with a glass of water until boiling. After a cold boiled water is filtered and drunk.
Resep Herbal Temu hitam 2
Pemanfaatan temu hitam untuk menyuburkan kandungan:
25 Gram temu hitam, 25 gram temu giring, 20 gram kencur direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc lalu disaring dan diminum.
Nyeri Haid:
25 Gram temu hitam, 20 gram kencur, 20 gram kunyit, 2 ruas asam jawa direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum selagi hangat.
25 Gram temu hitam, 25 gram temu giring, 20 gram kencur direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc lalu disaring dan diminum.
Nyeri Haid:
25 Gram temu hitam, 20 gram kencur, 20 gram kunyit, 2 ruas asam jawa direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, lalu disaring dan diminum selagi hangat.
Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) L.) versi LIPI
Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) L.)
Tanaman ini termasuk familia Poaceae. Tumbuhan ini banyak tumbuh liar di hutan jati, padang rumput, ladang, di tanah dengan ketinggian 400-750 meter di atas permukaan laut.
Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui mata tunas yang tumbuh pada rimpang yang sudah tua.
Mengandung minyak asiri, zat pati, damar, lemak.
Nama lainnya : temu erang (Melayu); koneng hideung (Sunda); temu ireng (Jawa); temo ereng (Madura); tamu leteng (Makassar); temu lotong (Bugis).
Kegunaan :
Penyakit kulit (kudis, ruam, borok, dsb.)
Menambah nafsu makan. Parut rimpang temu hitam, peras, minum airnya.
Khasiat lain. Air rebusan temu hitam sebagai obat mulas dan peluruh angin, serta obat pembersih darah setelah melahirkan.
Tanaman ini termasuk familia Poaceae. Tumbuhan ini banyak tumbuh liar di hutan jati, padang rumput, ladang, di tanah dengan ketinggian 400-750 meter di atas permukaan laut.
Tumbuhan ini dapat dikembangbiakkan melalui mata tunas yang tumbuh pada rimpang yang sudah tua.
Mengandung minyak asiri, zat pati, damar, lemak.
Nama lainnya : temu erang (Melayu); koneng hideung (Sunda); temu ireng (Jawa); temo ereng (Madura); tamu leteng (Makassar); temu lotong (Bugis).
Kegunaan :
Penyakit kulit (kudis, ruam, borok, dsb.)
Menambah nafsu makan. Parut rimpang temu hitam, peras, minum airnya.
Khasiat lain. Air rebusan temu hitam sebagai obat mulas dan peluruh angin, serta obat pembersih darah setelah melahirkan.
Kandungan Kimia Temu Hitam
Komposisi :
Rimpang temu hitam mengandung minyak asiri, tanin, kurkumol, kurkumenol, isokurkumenol, kurzerenon, kurdion, kurkumalakton, germakron, a, ß, g-elemene, linderazulene, kurkumin, demethyoxykurkumin, bisdemethyoxykurkumin.
Rimpang temu hitam mengandung minyak asiri, tanin, kurkumol, kurkumenol, isokurkumenol, kurzerenon, kurdion, kurkumalakton, germakron, a, ß, g-elemene, linderazulene, kurkumin, demethyoxykurkumin, bisdemethyoxykurkumin.
Resep herbal Temuhitam
CARA PEMAKAIAN
Untuk obat yang diminum, gunakan rimpang sebanyak 1--2 jari tangan.
Untuk pemakaian luar, cuci rimpang segar secukupnya, lalu kupas dan giling sampai halus. Tambahkan minyak kelapa, aduk merata, lalu gunakan untuk menutup kudis, borok, dan ruam kulit.
CONTOH PEMAKAIAN
Membangkitkan nafsu makan
Ambil temu hitam (seukuran ibu jari), cuci, dan iris tipis-tipis. Rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring, lalu bagi untuk dua kali minum, pagi dan sore hari, sebelum makan.
Membersihkan setelah melahirkan
Cuci temu hitam (dua jari tangan), lalu buang kulitnya. Tumbuk sampai halus, tambahkan setengah cangkir air panas, lalu aduk merata. Setelah dingin, saring dengan sepotong kain dan minum sekaligus. Lakukan selama tiga hari setelah melahirkan.
Batuk berdahak, sesak napas
Cuci rimpang segar temu hitam (25 g), lalu potong tipis-tipis. Rebus dengan dua gelas air sampai mendidih selama 20 menit. Setelah dingin, saring, lalu bagi dua sama banyak untuk diminum pada pagi dan sore hari.
Untuk obat yang diminum, gunakan rimpang sebanyak 1--2 jari tangan.
Untuk pemakaian luar, cuci rimpang segar secukupnya, lalu kupas dan giling sampai halus. Tambahkan minyak kelapa, aduk merata, lalu gunakan untuk menutup kudis, borok, dan ruam kulit.
CONTOH PEMAKAIAN
Membangkitkan nafsu makan
Ambil temu hitam (seukuran ibu jari), cuci, dan iris tipis-tipis. Rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring, lalu bagi untuk dua kali minum, pagi dan sore hari, sebelum makan.
Membersihkan setelah melahirkan
Cuci temu hitam (dua jari tangan), lalu buang kulitnya. Tumbuk sampai halus, tambahkan setengah cangkir air panas, lalu aduk merata. Setelah dingin, saring dengan sepotong kain dan minum sekaligus. Lakukan selama tiga hari setelah melahirkan.
Batuk berdahak, sesak napas
Cuci rimpang segar temu hitam (25 g), lalu potong tipis-tipis. Rebus dengan dua gelas air sampai mendidih selama 20 menit. Setelah dingin, saring, lalu bagi dua sama banyak untuk diminum pada pagi dan sore hari.
Fungsi temuhitam
BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah rimpangnya. Cuci rimpang, lalu potong-potong, baru keringkan dengan cara diangin-anginkan agar kandungan minyak asirinya tidak terlalu berkurang.
INDIKASI
Rimpang berkhasiat untuk mengatasi:
tidak nafsu makan,
melancarkan keluarnya darah kotor setelah melahirkan,
penyakit kulit seperti kudis, ruam, dan borok,
perut mulas (kolik), sariawan,
batuk, sesak napas, dan
cacingan
Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah rimpangnya. Cuci rimpang, lalu potong-potong, baru keringkan dengan cara diangin-anginkan agar kandungan minyak asirinya tidak terlalu berkurang.
INDIKASI
Rimpang berkhasiat untuk mengatasi:
tidak nafsu makan,
melancarkan keluarnya darah kotor setelah melahirkan,
penyakit kulit seperti kudis, ruam, dan borok,
perut mulas (kolik), sariawan,
batuk, sesak napas, dan
cacingan
Penelitian Temu hitam
asing EzhuPenyakit Yang Dapat Diobati :
Rimpang rasanya pahit, tajam, dan sifatnya dingin. Berkhasiat peluruh kentut (karminatif), peluruh dahak, meningkatkan nafsu makan (stomakik), anthelmintik, dan pembersih darah setelah melahirkan atau setelah haid. EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL PENELITIAN Hasil penelitian pengaruh perasan rimpang temu hitam terhadap cacing askaris babi in vitro dan kontraksi usus halus (jejunum) marmut terpisah in vitro seperti berikut. Perasan rimpang dapat membunuh askaris babi seperti piperasin sitrat. Beningan rimpang dapat menekan amplitudo kontraksi spontan usus kelinci (FX.S.Dirdjosudjono, Taroeno, Sudjiman, dkk., Bagian Farmakologi, FKH dan Bagian Farmakologi Farmasi, FF UGM). Berdasarkan penelitian daya membunuh cacing (anthelmintik) rimpang temu hitam pada cacing askaris babi secara in vitro, ternyata daya anthelmintik minyak asirinya paling kuat dibandingkan dengan perasan ataupun infus temu hitam (Taroeno, Kun Sumardiyah S., dan Sugiyanto, Bagian Biologi Farmasi, FF UGM). Telah dilakukan penelitian daya antelmintik rebusan rimpang temu hitam terhadap Ascaridia galli in vitro. Ternyata, rebusan irisan temu hitam dapat mematikan cacing dalam waktu 7--17 jam, sediaan rebusan parutan dalam waktu 11--20 jam, dan sediaan serbuk dalam waktu 11--25 jam. Kandungan minyak asiri terbesar pada sediaan irisan (Endah Eny Riayati, Fakultas Farmasi UGM, 1989. Pembimbing: Drs. Sudarto, Apt. dan Dra. Sri Sumarni, SU). Kadar minyak asiri maksimum terdapat pada waktu rimpang belum bertunas dan mengeluarkan batang/ daun. Kadar minyak asiri yang tumbuh di Hortus Medicus Tawangmangu selama tumbuh berkisar 0,25%-0,50% (A. Indrawati, Supardi, Laboratorium Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi UGM, 1979).
Rimpang rasanya pahit, tajam, dan sifatnya dingin. Berkhasiat peluruh kentut (karminatif), peluruh dahak, meningkatkan nafsu makan (stomakik), anthelmintik, dan pembersih darah setelah melahirkan atau setelah haid. EFEK FARMAKOLOGIS DAN HASIL PENELITIAN Hasil penelitian pengaruh perasan rimpang temu hitam terhadap cacing askaris babi in vitro dan kontraksi usus halus (jejunum) marmut terpisah in vitro seperti berikut. Perasan rimpang dapat membunuh askaris babi seperti piperasin sitrat. Beningan rimpang dapat menekan amplitudo kontraksi spontan usus kelinci (FX.S.Dirdjosudjono, Taroeno, Sudjiman, dkk., Bagian Farmakologi, FKH dan Bagian Farmakologi Farmasi, FF UGM). Berdasarkan penelitian daya membunuh cacing (anthelmintik) rimpang temu hitam pada cacing askaris babi secara in vitro, ternyata daya anthelmintik minyak asirinya paling kuat dibandingkan dengan perasan ataupun infus temu hitam (Taroeno, Kun Sumardiyah S., dan Sugiyanto, Bagian Biologi Farmasi, FF UGM). Telah dilakukan penelitian daya antelmintik rebusan rimpang temu hitam terhadap Ascaridia galli in vitro. Ternyata, rebusan irisan temu hitam dapat mematikan cacing dalam waktu 7--17 jam, sediaan rebusan parutan dalam waktu 11--20 jam, dan sediaan serbuk dalam waktu 11--25 jam. Kandungan minyak asiri terbesar pada sediaan irisan (Endah Eny Riayati, Fakultas Farmasi UGM, 1989. Pembimbing: Drs. Sudarto, Apt. dan Dra. Sri Sumarni, SU). Kadar minyak asiri maksimum terdapat pada waktu rimpang belum bertunas dan mengeluarkan batang/ daun. Kadar minyak asiri yang tumbuh di Hortus Medicus Tawangmangu selama tumbuh berkisar 0,25%-0,50% (A. Indrawati, Supardi, Laboratorium Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi UGM, 1979).
Langganan:
Postingan (Atom)